Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: Said bin Amir al Juhami, Gubernur Syam yang Miskin dan Zuhud
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM STORY > Kisah Sahabat > Said bin Amir al Juhami, Gubernur Syam yang Miskin dan Zuhud
Kisah Sahabat

Said bin Amir al Juhami, Gubernur Syam yang Miskin dan Zuhud

Last updated: 26/02/2024 11:16
Redaksi
Share
3 Min Read
SHARE

SUARA MUSLIM | Said bin Amir al Juhami mengatakan bahwa dia adalah gubernur provinsi Homs di Syam (sekarang Suriah) pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khatab. Kisah teladan Gubernur Said tertuang dalam kitab Al Arabiyyah Li Nasyi’in.

Sebelum menjadi gubernur, Said bin Amir adalah salah satu dari ribuan orang yang berangkat ke wilayah Tan’im di luar Makkah atas undangan para pemimpin Quraisy untuk menyaksikan eksekusi Khubaib bin Adi, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, yang ditangkap oleh kaum Quraisy dengan cara yang licik.

Said bin Amir adalah seorang pemuda tangguh yang rela meninggalkan komunitas Quraisy dan bergabung dalam barisan Islam dan menyatakan dirinya muslim serta membela Islam.

Ketika Rasulullah hijrah ke Madinah, Said bin Amir pun hijrah ke Madinah dan tinggal bersama Rasulullah, menemaninya berperang di Khaibar dan lain-lain.

Khalifah Umar bin Khattab saat ini bermaksud menggantikan gubernur Syam (sekarang Suriah) yang semula dipercayakan Muawiyah. Umar menawarkan jabatan gubernur kepada Said bin Amir, tapi dia menolak. Karena dia merasa difitnah.

Said bin Amir dengan hati-hati menolak jabatan gubernur. Meski pada akhirnya ia harus menunjukkan ketaatan kepada khalifah, sesuai keinginan Umar yang tetap bertekad mengangkatnya menjadi gubernur Syam.

Ia dan istrinya akhirnya meninggalkan Madinah untuk menjalankan tugas baru sebagai Gubernur Syam.

Suatu saat Said terlilit kebutuhan yang memerlukan uang. Sementara itu, dia tidak punya uang pribadi untuk dibelanjakan. Sementara itu, Umar menerima utusan kunjungan dari Suriah di Madinah.

Mereka datang untuk melaporkan kebutuhan dan urusan mereka pada masa Kekhalifahan Umar bin Khattab. Umar pun melihat nama Said bin Amir ada dalam catatan sebagai orang miskin.

Umar lalu mengambil kantong yang diikat di ujungnya. Ia kemudian memberikannya kepada utusan itu untuk diberikan kepada Said bin Amir. Kelompok itu kemudian kembali ke Suriah. Setibanya di sana, mereka menyerahkan wewenang Umar kepada gubernur mereka, Said bin Amir.

Sore harinya, Said kembali ke rumah. Dia membuka tas itu tanpa sepengetahuannya. Dan ternyata di dalam tas itu ada sejumlah uang, seribu dinar.

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun,” ucapnya lirih. Ternyata istrinya mendengar perkataan tersebut. “Apakah Pemimpin Umat Beriman sudah mati?” istrinya bertanya. “Tidak, tapi bencananya lebih besar dari itu,” kata Said. “Maukah kamu menolongku?” Lanjutnya. “Tentu saja,” jawab istrinya. “Dunia datang kepadaku untuk menghancurkan akhiratku,” kata Said.

Keesokan harinya, Said menelepon orang-orang terpercaya untuk membagikan uang kepada para janda, anak yatim, dan fakir miskin. Karena tidak ada yang tersisa. Baru pada saat itulah istrinya memahami perkataan Said: “Dunia datang kepadaku untuk menghancurkan akhiratku.”

Maka Said bin Amir selalu berusaha untuk menjadikan dunia yang harus dimilikinya untuk membeli akhirat. [].

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

Abu Dzar Al-Ghifari Bersyahadat Lantang di Depan Ka’bah dan Dipukuli Kaum Musyrik

Zubair Bin Awwam, Sosok Sahabat Nabi yang Ahli Pedang dalam Peperangan

TAGGED:sahabat nabisahabat rasulsaid bin amir
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article 7 Kiai dan Nyai Ikuti Program Beasiswa Non Degree ke Jerman
Next Article Inilah Daftar 40 Layanan KUA untuk Semua Agama
Leave a review

Leave a review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
pramuka PUI
Kapolri Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Nasional 04/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?