Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: 7 Kiai dan Nyai Ikuti Program Beasiswa Non Degree ke Jerman
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM STUDY > Akademia > 7 Kiai dan Nyai Ikuti Program Beasiswa Non Degree ke Jerman
Akademia

7 Kiai dan Nyai Ikuti Program Beasiswa Non Degree ke Jerman

Last updated: 28/02/2024 08:40
Redaksi
Share
3 Min Read
Sebanyak 7 peserta yang terdiri dari kiai dan nyai dari berbagai pesantren akan mengikuti program beasiswa ke Jerman
SHARE

SUARA MUSLIM | Jakarta–Kementerian Agama berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan kembali memberangkatkan penerima beasiswa Non Degree Pelatihan Pengembangan Wawasan Internasional Moderasi Beragama ke Jerman.

Sebanyak 7 peserta yang terdiri dari kiai dan nyai dari berbagai pesantren akan mengikuti program ini dari 28 Februari sampai 9 Maret 2024.

Di Jerman, para peserta program akan mengunjungi beberapa perguruan tinggi, di antaranya Goethe Universitat Frankfurt dan Philipps Universitat Marburg, Jerman. Peserta juga akan mengunjungi komunitas pemuka agama di sana dan berdialog dengan mereka.

Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono berharap dari kegiatan ini terjadi pertukaran ide antara peserta dengan tokoh-tokoh mitra dari Jerman. “Para peserta yang akan berangkat ke Jerman ini adalah para kiai yang mempunyai pemahaman sangat baik mengenai Islam Indonesia dan berpengalaman selama puluhan tahun berdakwah,” ujar Waryono saat memberikan sambutan pada kegiatan Pra-Departure di Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Waryono optimistis para peserta dapat mengartikulasikan khazanah keislaman Indonesia kepada mitra di Jerman dengan baik. “Dalam konteks demikian program ini bertujuan untuk mengenalkan wajah Islam Nusantara yang ramah, lembut, dan moderat,” ujarnya.

Visi ini bagi Waryono sangat penting, karena di negara-negara Barat, image Islam buruk, terutama pascaperistiwa 11 September 2001. “Setelah peristiwa pemboman itu, banyak orang Barat menilai Islam sebagai agama teroris,” terangnya.

“Mereka bercermin pada pertikaian-pertikaian di Timur Tengah yang tidak kunjung selesai,” sambung pria kelahiran Cirebon itu.

Padahal, imbuhnya, di belahan dunia yang bernama Indonesia, Islam menampakkan wajahnya dengan sangat ramah. Di sini, umat Islam sebagai penduduk mayoritas dapat hidup berdampingan dengan penganut agama lain dengan harmonis.

Waryono juga berharap peserta dapat menyerap pengalaman tokoh mitra di Jerman dalam mengelola keragaman di sana. Pasalnya, Jerman merupakan salah satu negara di Eropa yang dinilai cukup baik di dalam mengelola keragaman penduduknya.

“Jerman mempunyai banyak universitas yang menawarkan Religious Studies, di mana relasi antarumat beragama yang harmonis sangat ditekankan,” ujarnya.

Pengalaman mereka dalam mengelola keragaman, kata Waryono, juga menjadi poin penting yang menambah wawasan moderasi beragama para peserta.

“Saya sangat yakin setelah mengikuti program ini wawasan moderasi beragama para peserta akan makin bertambah,” pungkasnya.[]

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini

Sebanyak 121 Santri Madinatul Qur’an Lulus Hafalan al-Qur’an, 7 Santri Khatam 30 Juz

Menjadikan Bogor sebagai Kota Pelajar

Bogor Barat Membutuhkan Keragaman Sarjana

Inilah 7 Program Prioritas Dr. Faisal Eskalasi IAIN Jadi UIN Fattahul Muluk Papua

TAGGED:beasiswa kiaibeasiswa non degreebeasiswa santri
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Muhammad Ali Ramdhani Kemenag Kaji Rekognisi Kepakaran untuk Kiai dan Alumni Pesantren
Next Article Said bin Amir al Juhami, Gubernur Syam yang Miskin dan Zuhud
Leave a review

Leave a review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

Dirjen Pesantren Basnang Dorong UIB Buka Prodi Manajemen Pesantren
Nasional 20/10/2026
transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?