Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: Kemenag dan Lembaga Mitra Matangkan Dana Hibah Pendidikan Islam
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM STUDY > Akademia > Kemenag dan Lembaga Mitra Matangkan Dana Hibah Pendidikan Islam
Akademia

Kemenag dan Lembaga Mitra Matangkan Dana Hibah Pendidikan Islam

Last updated: 15/02/2024 14:56
Redaksi
Share
4 Min Read
Hibah pendidikan Islam
Hibah pendidikan Islam (Doc. Kemenag)
SHARE

SUARA MUSLIM | Jakarta–Kementerian Agama menggelar pertemuan dengan Lembaga Mitra Pendidikan Indonesia (MPI/LEG) untuk membahas dana hibah bagi Pendidikan Islam. Pertemuan perdana tahun ini berlangsung di Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Hadir, Tim Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama dan sejumlah lembaga mitra, yaitu: BSKAP Kemendikbudristek, GPE (Global Partnership for Education), Article 33 Indonesia, ADB, DFAT Australia, Islamic Development Bank (IsDB), JPPI, LP Ma’arif NU, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Save The Children Indonesia, SMERU, Semua Murid Semua Guru, The World Bank, UK FCDO, UNICEF Indonesia, Yayasan Plan International Indonesia, dan PSPK.

Ada tiga agenda utama yang dibahas pada pertemuan ini. Pertama, System Capacity Grant. Yaitu, program dana hibah yang menjadi bagian dari Kesepakatan Pra Kesepakatan yang dijalankan UNICEF. Tujuannya, melakukan diagnostik bidang pendidikan setelah pelaksanaan program dengan anggaran $700.000.

Kedua, Multiplier Grant Indonesia. Yaitu, jumlah bantuan dana yang bisa diakses dari program GPE sebesar $50 juta untuk mendukung pelaksanaan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Ketiga, Co-coordinating Agency. Yaitu, lembaga yang dibentuk oleh anggota MPI sebagai badan penghubung atau koordinasi program antara coordinator yaitu Kemedikbud dan Kemenag.

Hibah pendidikan Islam
Hibah pendidikan Islam (Doc. Kemenag)

Dirjen Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani, mengatakan, jejaring pendidikan harus dilakukan sebagai ikhtiar membangun peradaban. Semua pembangunan baik itu pembangunan infastruktural, pembangunan ekonomi ataupun lainnya boleh jadi akan sia-sia kalau pembangunan pendidikan terhenti.

“Kita memahami bahwa pendidikan adalah hal yang paling substantif sehingga kita menyambut baik keinginan bersama untuk melakukan upaya-upaya peningkatan kapasitas dari siswa melalui GPE yang hari ini akan dilakukan pembahansan dimana tahun lalu kita telah melakukan diskusi yang kaya akan gagasan-gagasan yang inovatif dan implementatif,” ujarnya.

Hadir juga, Adindito Aditomo (Kepala Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek), Rohmat Mulyana Sapdi (Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam) Suhadi (Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan).

Kang Dhani, panggilan akrabnya, menyampaikan bahwa kekuatan MPI dengan lembaga-lembaga yang mempunyai consern kuat dalam bidang pendidikan harus bergandengan tangan. Rapat digelar untuk mengingatkan kembali komitmen bersama yang telah dibangun dalam upaya menghadirkan layanan pendidikan yang terbaik. Pendidikan yang diharapkan bukan hanya memberikan dampak kecerdasan semata tetapi juga dampak-dampak yang lain.

“Saya menerima amanat dari Gusmen, Menteri Agama, bahwa madrasah tidak hanya menjadi wahana pendidikan tetapi juga bisa memitigasi persoalan kemasyarakatan. Hadirnya madrasah jangan sampai menjadi menara gading yang indah dan elok hanya di pelupuk mata tetapi juga menjadi mercusuar untuk menerangi kegelapan malam,” tegasnya.

“Kini telah disusun partnership compact sebagai pegangan dan acuan bersama, namun dokumen akan menjadi sekedar dokumen, jika tanpa tautan hati,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Adindito Aditomo (Kepala Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek) mengucapkan terima kasih kepada Kemenag yang memfasilitasi pertemuan yang bertujuan membahas update dari tim UNICEF tentang Multiplier Grant. Pertemuan ini juga menjadi wahana UNICEF untuk menggali masukan, tanggapan, kritik dari semua mitra pendidikan Indonesia.

“Saya yakin walaupun UNICEF secara rutin memberikan update dengan dokumen yang diedarkan tetap menerima masukan dari kita. Kalaupun Bapak/Ibu belum sempat memberikan masukan, maka ini merupakan kesempatan untuk memberikam masukan,” ungkapnya.

“Di awal ini saya mengingatkan bahwa GPE ini cukup unik dalam hal hibah atau dana yang bisa diakses untuk kemajuan pendidikan kita. Biasanya anggaran pendidikan dari loan/hibah luar negeri dalam konteks anggaran dikelola oleh pemerintah. Tetapi program GPE ini diselaraskan dengan program pemerintah,” tandasnya. []

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini

Sebanyak 121 Santri Madinatul Qur’an Lulus Hafalan al-Qur’an, 7 Santri Khatam 30 Juz

Menjadikan Bogor sebagai Kota Pelajar

Bogor Barat Membutuhkan Keragaman Sarjana

Inilah 7 Program Prioritas Dr. Faisal Eskalasi IAIN Jadi UIN Fattahul Muluk Papua

TAGGED:hibah pendidikan islamkemenagpendidikan islam
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Ajengan Ruhiat pendiri Pesantren Cipasung Ajengan Ruhiat, Kembangkan Pesantren Cipasung dan Ditahan 4 Kali oleh Penjajah
Next Article sertifikat halal BPJPH Buka Fasilitas Satu Juta Sertifikat Halal Gratis. Simak Caranya!
Leave a review

Leave a review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
pramuka PUI
Kapolri Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Nasional 04/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?