Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: Haedar Nasir: Islam Perlu Dipresentasikan dengan Cara Mendalam dan Luwes
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM STUDY > Literasi > Haedar Nasir: Islam Perlu Dipresentasikan dengan Cara Mendalam dan Luwes
Literasi

Haedar Nasir: Islam Perlu Dipresentasikan dengan Cara Mendalam dan Luwes

Haedar Nashir, menyatakan sangat penting bagi kita untuk menampilkan pemahaman Islam yang mendalam, kaya, dan luwes.

Last updated: 30/01/2025 14:54
Redaksi
Share
2 Min Read
Haedar-Nashir-Islam-Harus-Luwes
SHARE

SUARAMUSLIM.ID | Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan bahwa untuk menghadapi dinamika beragama yang ada saat ini, sangat penting bagi kita untuk menampilkan pemahaman Islam yang mendalam, kaya, dan luwes.

“Kita harus menjadi suluh dalam beragama yang tetap kokoh dalam hal akidah, ibadah dan akhlak,” ujar Haedar dalam Dialog Ideopolitor Muhammadiyah Regional Jawa-Kalimantan 1 pada Senin (27/1) di Dormitory Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Selain menjadi pribadi yang kokoh dalam beragama, Haedar mengingatkan untuk tidak mengabaikan lingkungan sekitar.

“Kemudian pada saat yang sama, menyumbangkan kehidupan muamalah duniawiyah,” imbuhnya.

Mengacu pada cara beragama dan berdakwah Kiyai Ahmad Dahlan, menurutnya, Kiai Dahlan juga banyak melakukan dekonstruksi. Dalam artian, misalnya, membongkar kenapa orang menolak kebenaran. Karena manusia pada dasarnya suka dan senang dengan apa yang sudah dia pikirkan selama ini. Mengapa orang menolak kebenaran pada dasarnya orang bodoh atau ia tidak suka terhadap orang yang membawa kebenaran itu.

Maka, Kiai Dahlan menawarkan konsep bahwa agama itu mencerahkan, bercahaya, tetapi manusia pengikut agama itu yang bodoh dan menjadikan agama redup. Hal ini bertentangan dengan ciri manusia muslim yang ulil albab, yaitu seorang muslim yang mau mendengar pernyataan atau pikiran orang lain.

Haedar menekankan bahwa Muhammadiyah merupakan bagian dari Islam yang turut membangun peradaban.

“Islam itu membangun peradaban. Maka kalo Muhammadiyah merumuskan gerakan Islam pencerahan, gerakan islam berkemajuan, kemudian dari situ membangun peradaban khaira ummah, itu sesungguhnya bagian dari islam,” jelas Haedar.

Jika membaca sosiolog Peter Berger, ia mengungkap istilah agama sebagai kanopi suci (the sacred canopy). The sacred canopy berarti bahwa di tengah gelombang kehidupan di mana manusia modern resah tentang berbagai hal, lalu agama harus hadir menjadi kanopi suci. Tempat orang berlindung dari panas dan hujan.

Untuk menghadapi fenomena beragama masa kini, Haedar menegaskan bagaimana menghadirkan islam dengan mendalam, kaya dan luwes. Supaya agama itu tidak menjadi faktor judgement semata-mata apalagi judgement yang kering.

“Karena agama itu punya kekuatan sakralisasi dan glorifikasi yang sampai ke ilahi. Jadi, kalau kita bertindak terlalu gegabah dalam kehidupan mengatasnamakan agama, maka dampaknya meluas,” tegas Haedar.[]

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

Masjid Kampus UMS Surakarta Rilis Buletin Edisi 7, Ini Isinya!

Tasawuf Ki Bagoes Hadikoesoemo dan HAMKA, Tasawuf dalam dzikir, dzikir dalam bertasawuf

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Trik Membangun Kompetensi Penulis Artikel Online di Era Digital

Bagaimana Hukumnya Memiliki Tabungan Emas Digital?

TAGGED:berislam dengan baikhaedar nasir
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article richard lee mualaf Perjuangan Richard Lee Memeluk Agama Islam, Berikut Kisahnya
Next Article muslimah bayar utang puasa Seputar Bayar Utang Puasa Ramadhan, Muslimah Wajib Tahu Tiga Persoalan Ini

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
pramuka PUI
Kapolri Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Nasional 04/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?