Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: Teleportasi Kuantum Isra Mi’raj, Perjalanan Fisik Menembus Dimensi Spiritual
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM NEWS > Nasional > Teleportasi Kuantum Isra Mi’raj, Perjalanan Fisik Menembus Dimensi Spiritual
Nasional

Teleportasi Kuantum Isra Mi’raj, Perjalanan Fisik Menembus Dimensi Spiritual

Isra' Mi’raj Nabi Muhammad Saw: bagaimana mungkin perjalanan sejauh itu, dari Makkah ke Sidratul Muntaha, terjadi dalam waktu singkat

Last updated: 27/01/2025 10:07
Redaksi
Share
5 Min Read
teleportasi isra miraj
SHARE

SUARAMUSLIM.ID | Ada satu pertanyaan besar yang sering muncul ketika membahas Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw: bagaimana mungkin perjalanan sejauh itu, dari Makkah ke Sidratul Muntaha, terjadi dalam waktu singkat, bahkan sebelum tempat tidur Nabi sempat dingin?

Jawaban klasiknya, tentu saja, “itu mukjizat.” Tetapi dalam era internet kuantum dan teleportasi foton, dua temuan hasil riset terbaru tim ilmuwan di Amerika Serikat dan Jerman, apakah kita bisa lebih reflektif, bahkan sedikit imajinatif, dalam menelusuri kemungkinan ilmiah di balik mukjizat ini?

Perjalanan Isra Mi’raj sering digambarkan melampaui batas-batas fisika. Dalam peristiwa ini, Rasulullah Saw tidak hanya melakukan perjalanan fisik, tetapi juga menembus dimensi spiritual, menjejakkan kaki di Masjidil Al-Aqsha, naik ke langit, sampai Sidtarul Muntaha, hingga berkomunikasi langsung dengan Allah Sang Pencipta.

Semua ini dilakukan tanpa gangguan lalu lintas atau delay, yang, jika dibandingkan, membuat teleportasi kuantum 30 kilometer kabel optik hasil riset baru-baru ini oleh tim Prem Kumar di AS tampak seperti pencapaian secuil kuku saja. Mungkin juga, jika Albert Einstein tahu soal ini, ia akan menambahkan “persamaan mukjizat” dalam teorinya.

Quantum Teleportation, menurut para ilmuwan di Northwestern University, Illinois, AS, adalah proses mentransfer informasi kuantum dari satu tempat ke tempat lain tanpa memindahkan partikel fisik. Dalam istilah awam, ini seperti memindahkan “jiwa” sebuah objek ke tempat lain, sementara “raga”-nya dihancurkan.

Ini boleh jadi sangat mirip dengan bagaimana Isra Mi’raj sering diceritakan: tubuh Rasulullah tetap utuh yang, bersama “dimensi lain” dirinya, menjelajah melintasi alam semesta. Bedanya, teleportasi kuantum masih terbatas pada foton dan belum bisa membawa manusia, apalagi seekor Buraq yang kecepatannya membuat roket NASA terlihat lambat.

Namun, mari kita berandai-andai: jika teknologi ini dikembangkan lebih jauh, mungkinkah manusia suatu hari nanti mampu meniru perjalanan Nabi, bukan dalam dimensi spiritual, tetapi dalam kecepatan dan efisiensi? Atau apakah manusia hanya akan terjebak dalam usaha menjelaskan mukjizat menggunakan kalkulator dan fiber optik?

Ada lagi temuan Quantum Internet, hasil penelitian tim di Leibniz University Hannover di Jerman. Jika Isra Mi’raj adalah demonstrasi kecepatan spiritual, maka quantum internet adalah upaya manusia untuk meniru kecepatan itu dalam dunia fisik. Sebuah upaya tak kenal lelah dari manusia untuk mencapai keunggulannya.

Bayangkan sebuah jaringan di mana informasi melesat tanpa bisa diretas, seperti foton kuantum yang “hilang” begitu disentuh oleh pihak tak berwenang. Ini terdengar seperti mukjizat modern, tetapi dengan satu catatan: meskipun datanya aman, apakah manusia siap untuk menerima konsekuensi dari teknologi yang lebih cepat dari pemahaman mereka?

Analoginya bisa dibuat seperti shalat lima waktu yang awalnya diperintahkan 50 kali sehari oleh Allah Swt. Kita membutuhkan Nabi Musa modern —mungkin dalam bentuk ilmuwan skeptis— untuk mengingatkan bahwa terlalu banyak teknologi yang tidak dipahami hanya akan membuat kepala kita meledak, atau setidaknya memecahkan server.

Isra Mi’raj adalah bukti kebesaran Allah, sedangkan quantum teleportation adalah bukti kebesaran akal manusia yang masih sangat terbatas. Namun, setidaknya keduanya mengajarkan pelajaran yang sama: keterbatasan kita dalam memahami alam semesta.

Jika mukjizat mengajarkan iman, maka ilmu pengetahuan mengajarkan kerendahan hati. Kita mungkin tidak pernah bisa mereplikasi perjalanan Nabi, tetapi setidaknya kita belajar untuk terus bertanya, mencari, dan mengagumi kebesaran Sang Pencipta melalui karya-Nya.

Jadi, lain kali Anda mendengar istilah quantum teleportation atau quantum internet, ingatlah bahwa ini hanyalah langkah kecil dalam memahami apa yang telah Allah tunjukkan ribuan tahun lalu. Nabi Muhammad Saw telah melakukan quantum teleportation maupun quantum internet dalam skala yang tak terbayangkan manusia.

Dan siapa tahu, mungkin suatu hari nanti, meskipun kemungkinan ini masih tak terbayangkan oleh akal manusia biasa, perjalanan seperti Isra Mi’raj bisa menjadi kenyataan teknologi. Hanya dalam arti teknologis. Namun, tentu saja, dengan foton yang lebih patuh dan kabel optik yang tidak macet.

**Tulisan kolom ini ditulis oleh seorang kolomnis Ahmadie Thaha dalam sebuah Catatan AT

Catatan Cak AT – Ahmadie Thaha
Ma’had Tadabbur al-Qur’an, 27/1/2025

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal

MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Kapolri Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

PB JATMA ASWAJA bersama Tokoh Muda Lintas Agama Ikrarkan Cinta Tanah Air di Masjid Istiqlal

TAGGED:isra mirajperjalanan fisik menembus spiritual
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Menag Nasaruddin Umar lantik pengurus BP4 Tangani Konflik Keluarga, BP4 Siapkan Layanan Konsultasi dan Mediasi
Next Article ketua ricma Masjid Cut Meutia Gelar Isra Mi’raj, Kolaborasi RICMA dan MT Nurul Mustofa

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
pramuka PUI
Kapolri Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Nasional 04/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?