Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: Mumpuni Handayayekti, Berdakwah dari Kampung Hingga Luar Negeri
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM INSPIRE > Figur Muslimah > Mumpuni Handayayekti, Berdakwah dari Kampung Hingga Luar Negeri
Figur Muslimah

Mumpuni Handayayekti, Berdakwah dari Kampung Hingga Luar Negeri

Last updated: 04/02/2024 22:06
Redaksi
Share
3 Min Read
Mumpuni Handayayekti
SHARE

SUARA MUSLIM | Jakarta–Kisah inspiratif datang dari da’iah yang pernah menjuarai lomba Aksi Asia di Indosiar. Adalah Ustadzah Mumpuni Handayayekti, dakwah merupakan aktivitas yang dilakoninya sejak kecil. Bermula dari menjadi da’i cilik saat kampanye calon bupati Cilacap, sejak saat itu Mumpuni mulai dikenal masyarakat setempat.

Man jadda wajada. Demikian kira-kira kata-kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana perjuangan Ustadzah Mumpuni menjadi muballighah kondang. Berkat doa, jerih payah dan pengorbanannya, wanita kelahiran Cilacap 27 September 1995 itu kini menikmati hasil kerja kerasnya selama ini. Adalah latarbelakang keluarganya yang bukan berasal dari kalangan berada membuat Mumpuni kecil ikut membantu orang tuanya jualan es keliling.

Keliling kampung menjajakan es lilin, rutin dilakukan Mumpuni setelah pulang sekolah. Rasa iri terkadang ada, ketika melihat teman seusianya asyik bermain. Namun rasa iri itu pupus seketika pulang ke rumahnya. Melihat kondisi rumahnya yang nyaris ambruk saat itu membuatnya sadar. Dengan kesehariannya berjualan es saat itu, justru membuatnya berani berinteraksi dengan siapapun.

Karena kebiasaannya pula yang suka bercermin sambil berbicara, dengan didukung ayahnya yang membantu menyusun narasi bahan ceramahnya, berhasil mengantarkan Mumpuni menjadi seorang penceramah kondang. “Bapak saya bukan kyai dan ibu saya hanya ibu rumah tangga, lalu saya belajar berani ngomong depan orang. Dari situ mulai komunikasi sama orang,” ujarnya.

Jika dulu nyaris tak pernah bermain, karena sibuk membantu keluarga mencari nafkah, kini Ustazah Mumpuni tak cuma berkeliling Indonesia. Sejumlah kota mancanegara seperti Hong Kong dan Taiwan sudah pernah dijejakinya. “Dulu saya harus dewasa pada saat masih kecil. Sekarang mainnya ke Taiwan dan paling banyak ke Hongkong,”tandasnya.

Berbahasa Jawa ngapak menjadi ciri khas yang mengantarnya hingga ke Hong Kong dan Taiwan. Adalah bahasa Jawa Ngapak merupakan bahasa Jawa yang digunakan untuk percakapan sehari-hari masyarakat yang tinggal di sejumlah kabupaten di wilayah eks karsidenan Banyumas seperti Kabupaten Cilacap, Purbalingga, Banyumas, dan Banjarnegara.

Acara pernikahan, sunatan, maulidan dari kampung ke kampung adalah panggungnya saat itu. Berkat kecanggihan teknologi, ceramahnya dari panggung ke panggung itu kerap divideokan dan diunggah ke Youtube dengan jutaan reviewer. Isi ceramahnya yang berkutat seputar kehidupan masyarakat akar rumput disertai dengan komedi membuat masyarakat Indonesia khususnya Jawa Timur mudah mengerti.

Mumpuni juga digemari masyarakat karena kepandaiannya menyelipkan jokes-jokes ringan dan pandai mengubah bait-bait syair lagu hits milik Didi Kempot menjadi pesan-pesan penuh dakwah. Berbeda dengan dai kondang televisi, Mumpuni justru lebih sering ceramah di kampung-kampung seperti di acara pernikahan dan acara masyarakat lainnya.

Uniknya lagi meski belasan tahun sudah menjadi penceramah, tapi pendakwah yang pernah menjuarai Akademi Sahur Asia atau AKSI Asia pada tahun 2017 lalu itu, tak tahu berapa jumlah honor yang diterimanya. Karena semua diserahkan kepada kedua orangtuanya. []

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

KH. Didin Hafidhuddin Ingatkan Tiga Tugas Utama Pegiat Dakwah

Fifi Proklawati Jubilea, Sosok Pendiri Jakarta Islamic School

KH Cholil Nafis: Dai Bisa Pengaruhi Persepsi Masyarakat melalui Dakwah

Inilah 3 Pesan Ketua MUI untuk Dai yang akan Bertugas di NTT

TAGGED:dakwahMumpuni Handayayektiustadzah ngapak
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Kemenag Berupaya Tingkatkan Kualitas Penilaian Buku Pendidikan Agama
Next Article Mengenal Sosok Ustadz Das’ad Latif, Dosen dan Penceramah
Leave a review

Leave a review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
pramuka PUI
Kapolri Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Nasional 04/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?