SUARAMUSLIM.ID | Depok–Pesantren Tahfizh Madinatul Qur’an Depok menggelar acara Haflah Takrim yang merupakan ajang pemberian penghargaan atau apresiasi kepada para santri/wati yang telah mencapai target hafalan Al-Qur’an, baik yang kategori 5 juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz, 25 juz, maupun 30 juz. Acara tahunan ke-12 tersebut digelar di Gedung Bagas Raya Jl Raya Bogor pada Ahad, 22 Juni 2025.
Hadir seluruh santri/wati maupun mahasantri/wati yang telah lulus untuk masing-masing kategori yang berjumlah 216 orang, baik yang berasal dari kampus Madinah (Jatimulya Cilodong), kampus Mekah (Depok timur), maupun kampus Rafifah (Sentul Bogor). Mereka hadir didampingi orangtua ataupun walinya masing-masing.
Selain pemberian penghargaan atas capaian tahfizh, Haflah Takrim juga diisi dengan acara Pelepasan bagi para santri/wati kelas IX SMP TQT MQ dan santri kelas XII SMA yang telah menyelesaikan masa studinya, baik 3 tahun maupun 6 tahun di pesantren Madinatul Qur’an Depok.
Ada yang spesial pada acara Haflah Takrim kali ini, yaitu hadirnya orang nomor dua di kota Depok yaitu Wakil Walikota Bapak Chandra Rahmansyah, S.Kom. Beliau datang didampingi kepala bidang SDA Dinas PUPR Kota Depok yaitu Bapak Rizwan Nur Rahim, SIP.
Selain itu acara tersebut juga dihadiri oleh Dandim 0508 Depok Kolonel Inf. Iman Widhiarto, dimana beliau hadir diutus oleh Ketua Dewan Pengawas Yayasan Madinatul Qur’an Depok Bapak Dr. H. Abdul Sattar, SE, ST, MBA, MSP, sekaligus mewakili beliau yang sedang berhalangan.
Sementara itu yang bertindak sebagai pembicara tamu yang memberikan tausiyah atau pesan-pesan (nasehat) kepada seluruh santri/wati adalah Syekh Prof Dr Khalid Sa’ad Muhammad Samuli asal Mesir, yang telah tinggal di Indonesa dan menjadi pengajar di sebuah lembaga pendidikan Islam terpadu di kota Depok. Juga ada Dr Abbas Mansyur Tamam, MA, selaku akademisi dan Pembina pesantren MQ.
Wakil Walikota Depok dalam sambutannya menyatakan bahwa beliau merasa terhormat dan bahagia dapat hadir di acara Haflah Takrim pesantren Madinatul Qur’an Depok ini. Menurutnya, acara Haflah Takrim bukan sekadar acara seremonial, tetapi ini momentum penting untuk merayakan akhir dari perjuangan, ketekunan dan semangat para santri dalam menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.
“Ini juga menjadi bukti bahwa cahaya Al-Qur’an masih menyinari generasi muda kita, terutama di kota Depok yang kita cintai ini, alhamdulillahi robbil aalamiin….,” tandas beliau.
Kepada para santri, Pak Wawali berpesan, “Kalian adalah penjaga Al-Qur’an, penjaga nilai-nilai Islam, penjaga ajaran Allah SWT di muka bumi ini. Jagalah Al-Quran sebagaimana Al-Quran menjadi kalian,” ujarnya.
Lebih lanjut beliau mengatakan, tidak semua orang diberi kesempatan untuk menjadi penghafal Al-Quran. Para santri adalah orang yang diberikan anugerah berupa kelebihan oleh Allah SWT. Maka manfaatkanlah anugerah itu sebaik-baiknya untuk mengemban tugas sebaik-baiknya di muka bumi. Ini adalah anugerah yang harus dijaga dengan rasa syukur, disertai dengan akhlak yang mulia.
“Dan ingat, hafalan Al-Quran bukan hanya di lisan tetapi mesti ditanamkan dalam hati dan dicerminkan dalam perbuatan sehari-hari,” pesan beliau.
Beliau mewakili Walikota Depok Bapak Supian Suri dan juga pemerintah kota Depok, menambahkan, akan terus berkomitmen untuk mendukung program-program keagamaan, khususnya pendidikann pesantren dan pembinaan generasi Qur’ani. “Karena kami yakin membangun kota tidak hanya dengan membangun infrastruktur fisik saja, tetapi juga dilengkapi dengan membentuk karakter dan spiritualitas masyarakatnya,” tegas beliau.
Di akhir sambutan beliau mengucapkan selamat kepada seluruh santri pesantren Madinatul Qur’an yang hari ini mendapatkan penghargaan. “Kalian semua hebat, mari kasih tepuk tangan buat santri-santri yang luar biasa hari ini,” seru pak Wawali yang disambut tepukan tangan meriah para hadirin.
Usai memberikan sambutan, Wakil Walikota Depok didaulat untuk menyerahkan penghargaan kepada para santri dan santriwati yang telah berhasil lulus hafalan Al-Qur’an, baik kategori 5 juz hingga 30 juz. Setelah itu ditutup dengan foto bersama di atas panggung.
Para pimpinan Pesantren Madinatul Qur’an juga merasa bahagia dan terhormat dengan kedatangan Wakil Walikota Depok beserta jajarannya dan Komandan Daerah Militer (Dandim) 0508 Depok, juga para tamu undangan lainnya serta seluruh hadirin yang berjumlah sekitar 600 orang lebih.
“Kami mengucapakan banyak terimakasih atas kehadiran para tamu undangan dan walisantri serta hani’an lakum untuk seluruh santri, santriwati maupun mahasantri/wati yang telah berhasil menyelesaikan target hafalannya masing-masing,” kata KH Dr Sholihien Hadziq, MPI, ketua yayasan MQ dalam sambutannya.
Rangkaian acara Haflah Takrim yang sangat padat ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz Itqon Kamilin, adinda almarhum KH Khoirul Muttaqin. Namun sebelumnya terlebih dahulu dibacakan kisah menyentuh anak penghafal Qur’an oleh Kyai Zainal Muttaqien, sekretaris yayasan MQ. Selamat berjumpa lagi pada Haflah Takrim tahun depan….insyaAllah !![]

