Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: Judi Online Hancurkan Sendi Keluarga, Ini Penjelasan MUI
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM FAMILY > Keluarga > Judi Online Hancurkan Sendi Keluarga, Ini Penjelasan MUI
Keluarga

Judi Online Hancurkan Sendi Keluarga, Ini Penjelasan MUI

Wakil Sekjen MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga, Nyai Badriyah Fayumi menegaskan judi online yang semakin marak

Last updated: 16/01/2025 17:34
Redaksi
Share
3 Min Read
badriyah fayumi
Dok. NU Online
SHARE

SUARAMUSLIM.ID | Jakarta–Wakil Sekjen MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga, Nyai Badriyah Fayumi menegaskan judi online yang semakin marak di tengah masyarakat Indonesia ini telah memicu serangkaian peristiwa tragis yang mengkhawatirkan.

Banyak individu yang terjerat utang akibat kecanduan berjudi, dan hal ini semakin memperburuk kondisi keluarga. Tak jarang, mereka terpaksa mengambil langkah-langkah ilegal seperti pencurian, penipuan, bahkan kekerasan untuk melunasi utang yang terus menumpuk.
“Judi online bukan hanya merusak keluarga, tetapi juga menumbuhkan budaya keputusasaan yang berujung pada tindakan kriminal. Ketika individu kehilangan kendali, mereka tak ragu untuk mengorbankan orang lain demi memenuhi kecanduan mereka,” ungkapnya dikutip MUIDigital pada Selasa (14/1/2025).
Dikutip MUI.OR.ID dari Detik News, salah satu kasus yang mencuat adalah tragedi yang terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan, pada 7 Januari 2025, di mana seorang suami, AF (31), membunuh istri, YL (28), dan anaknya, AA (3), sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Motif dari tindakan keji ini diduga kuat terkait dengan kecanduan judi online dan pinjaman online (pinjol). Penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa AF terjerat dalam utang pinjol yang menumpuk, ditambah dengan kecanduan judi online yang semakin memperburuk kondisi keuangannya.
Namun, di balik ancaman yang semakin besar ini, Nyai Badriyah menekankan bahwa pencegahan dan penanggulangan judi online harus menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, keluarga merupakan elemen yang paling penting dalam upaya pencegahan.
“Keluarga harus menjadi garda terdepan dalam menangkal bahaya judi online. Jika dibiarkan, dampaknya tidak hanya merusak generasi saat ini, tetapi juga masa depan bangsa,” tambahnya.
Nyai Badriyah juga mengusulkan agar pemerintah mengintegrasikan isu judi online dalam kebijakan sosial dan ekonomi negara.
Salah satunya adalah dengan mensyaratkan bahwa bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), tidak diberikan kepada mereka yang terbukti terlibat dalam judi online.
Ini akan menjadi langkah konkret dalam memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak disalahgunakan untuk kegiatan merusak seperti judi.
“Melindungi keluarga dari dampak judi online adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, ulama, ormas, hingga masyarakat luas harus bersinergi untuk membangun kesadaran kolektif dan memberikan edukasi yang tepat,” ujarnya.
Nyai Badriyah juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga agama, dan masyarakat untuk menciptakan kampanye pencegahan yang lebih masif dan terstruktur.
“Kita perlu mengangkat isu ini dalam dakwah, pendidikan, serta kebijakan negara, agar masyarakat lebih sadar akan bahaya yang mengintai di dunia maya. Tanpa kesadaran kolektif, kita akan semakin terperangkap dalam kerusakan yang tak terlihat ini,” sambungnya.[FO]

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

Tunangan atau Khitbah Bukan Jalan Menuju Halalnya Pergaulan

Segitiga Emas Pendidikan Umat: Sekolah, Masjid, dan Keluarga

Keluarga dalam Membentuk dan Memperbaiki Mindset Individu

Mengapa Umat Muslim Wajib Berzakat? Ini 8 Alasannya

Pesan dari Salafus Shalih tentang Pernikahan

TAGGED:badriyah fayumijudi onlinekeluarga
SOURCES:mui.or.id
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article 1000 dai mui Lampaui Target 1.000 Alumni, Standardisasi Dai MUI Dilanjutkan
Next Article haji tidak menempati mina jadid Haji 2025, Jemaah Tidak Menempati Mina Jadid, Ini Penjelasan Menag Nasaruddin

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
pramuka PUI
Kapolri Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Nasional 04/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?