Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: Andaikan Dam Haji Dipotong di Tanah Air
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM TOUR > Haji Umrah > Andaikan Dam Haji Dipotong di Tanah Air
Haji Umrah

Andaikan Dam Haji Dipotong di Tanah Air

Di antara kisah-kisah spiritual yang penuh keharuan tentang ibadah haji, terselip satu kabar yang membuat kambing disembelih di Indonesia

Last updated: 28/04/2025 06:53
Redaksi
Share
5 Min Read
Andaikan Dam Haji Dipotong di Tanah Air
SHARE

SUARAMUSLIM.ID | Di antara kisah-kisah spiritual yang penuh keharuan tentang ibadah haji, terselip satu kabar yang membuat kambing-kambing Indonesia seakan bersenandung riang: “Alhamdulillah, tahun ini bisa mati di negeri sendiri, disantap anak bangsa!”

Ya, ini bukan novel surealis. Ini bisa menjadi realita. Kementerian Agama RI sudah berteguh hati memutuskan, namun sedang mengupayakan sebuah langkah terobosan: pemotongan hewan dam jemaah haji Indonesia dilakukan di Tanah Air, bukan di Tanah Haram.

Sebelum Anda mengernyitkan dahi membayangkan kambing-kambing naik pesawat kelas ekonomi dari Jeddah ke Juanda, mari kita perjelas. Bukan hewannya yang dibawa pulang, tapi esensinya: penyembelihan dan pendistribusian daging. Itu yang dimaui Kemenag.

Dan jangan salah, ini bukan sekadar ide iseng saat macet di Senayan. Ini hasil perenungan panjang, bahtsul masail, dan rapat lintas benua. Sudah lama sekali ide-ide serupa muncul. Kali ini, kondisi sosial ekonomi masyarakat yang berat, dan momentum, cukup mendukung.

Kemenag sudah menyusun argumen: dari aspek hukum agama, efisiensi, kebermanfaatan, hingga kemanusiaan. Mereka bilang, menyembelih dam di Indonesia jauh lebih efektif daripada harus menembus rimba birokrasi Arab Saudi yang “sangat luar biasa”.

Bayangkan, jika daging dam di Saudi harus dibawa ke Indonesia, bakal terjadi proses yang panjang, daging dikalengkan, ongkos logistik tinggi, lalu entah dikemanakan. Padahal, kita punya jutaan rakyat yang butuh protein dan puluhan ribu jagal yang menganggur menjelang Idul Adha.

Para ulama pun diajak diskusi. Bahtsul masail digelar. Ulama yang pro— tentu setelah menimbang dalil dan maslahat— mengiyakan. Tapi tak lama, dari satu tenda bahtsul masail lainnya, muncul suara yang berseberangan berbasis argumen lama. Tak setuju dengan upaya tadi.

Laksana menolak digiring, sebagian ulama —khususnya dari lingkungan ulama tradisional— merasa kurang sreg. Alasannya tentu bukan soal politik peternakan, tapi lebih kepada kehati-hatian dalam menjaga ajaran dan kesakralan manasik, sesuai pendapat ulama salaf.

Menteri Agama Nasaruddin Umar tak patah semangat. Dia bahkan sudah sowan ke Menteri Haji Arab Saudi, Tawfiq Al Rabiah, membawa proposal penuh semangat: “Bagaimana kalau dam-nya kami potong di Indonesia saja, lalu didistribusikan di sana agar lebih bermanfaat?”

Responnya mengejutkan: Saudi malah sungguh mendukung, apalagi upaya ini juga menguntungkan pihak mereka dalam aspek efisiensi. Mungkin ini pertama kalinya dalam sejarah diplomasi Timur Tengah–Asia Tenggara, kambing menjadi alat negosiasi bilateral.

Arab Saudi memang merasa terbantu. “Lho, Indonesia itu satu per lima dari seluruh jemaah. Kalau mereka urus sendiri dam-nya, kami bisa napas sedikit.” Tentu ini kabar baik. Bahkan mungkin kambing-kambing di Mina ikut mengangguk senang —jika mereka bisa membaca berita.

Namun, seperti biasa, saat semua mulai terlihat menjanjikan, datanglah musuh abadi: waktu yang mepet. Jamaah mulai berangkat awal bulan depan. Peraturan masih dirumuskan. Fatwa belum final. Ulama belum sepenuhnya setuju. Tapi Saudi sudah nanya, “Jadi enggak, nih?”

Di tengah ini semua, masyarakat menanti: apakah tahun ini kita bisa menyantap sate dam haji? Apakah dagingnya akan didistribusikan ke pesantren-pesantren yang langganan lauk tahu-tempe? Apakah ini awal dari haji yang lebih inklusif —bukan hanya spiritual, tapi juga sosial?

Jika berhasil, ini akan jadi revolusi manasik: penyembelihan dam yang mesti sah menurut syariah, tapi juga berpihak pada realitas sosial-ekonomi umat. Daging yang tadinya mungkin mengendap di gudang penyimpanan Saudi, kini bisa mendarat di dapur rumah tangga dhuafa, pondok pesantren, bahkan panti asuhan.

Maka, mari kita sambut gagasan ini bukan dengan cemooh, tapi dengan pengawasan dan kehati-hatian. Mari dorong Kemenag dan MUI agar duduk satu meja, bukan saling membanting argumen di tikar bahtsul masail.

Dan jika semua lancar, mari kita rayakan: akhirnya kambing dam tak perlu lagi meninggalkan negeri untuk mati di padang pasir. Cukup lahir dan wafat di tanah air. Merdeka!

Satu harapan terakhir, semoga tahun depan kita tidak hanya bicara soal dam, tapi juga distribusi kurban yang adil dan tidak hanya berputar di sekeliling kantor kelurahan dan rumah ketua RT.

Karena kalau kambing saja bisa bersilaturahmi sampai kampung halaman, masa sih, distribusi daging kurban kita masih muter-muter di kota?

Catatan Cak AT – Ahmadie Thaha
Ma’had Tadabbur al-Qur’an, 28/4/2025

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

Tips Memilih Travel Umroh di Kota Bogor agar Ibadah Lebih Aman dan Nyaman

200 Jemaah Umroh Rawabi Zam-Zam Tour Siap Berangkat dalam Dua Kloter

Mulai Juli 2026, Penerbangan Umrah Wajib Lewat Terminal Khusus 2F Soekarno-Hatta

Rekomendasi Travel Umroh Solo untuk Umroh Tenang Tanpa Berdesakan di Penghujung 2026

Sebanyak 516 Jemaah Sahid Tour Siap Menjalankan Ibadah Haji 2026  

TAGGED:dam hajiHaji 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Dahnil Tinjau Kesiapan Akomodasi Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi Dahnil Tinjau Kesiapan Akomodasi Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi
Next Article Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI Konsep Isbat Nikah sebagai Implikasi dari Pencatatan Perkawinan

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

Dirjen Pesantren Basnang Dorong UIB Buka Prodi Manajemen Pesantren
Nasional 20/10/2026
transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?