SUARAMUSLIM.ID | Ketua Dewan Pembina Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, KH. Didin Hafidhuddin, mengingatkan kembali tiga tugas utama para pendakwah atau da’i pada acara Haflah Silaturahmi Idul Fitri Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia.
Kiyai Didin menyampaikan bahwa ada tiga tugas utama yang harus dijalankan oleh para pegiat dakwah, yang pertama adalah menjaga, memelihara dan menyebarkan ajaran Islam.
Dai harus menyampaikan kemuliaan Islam dan menjelaskan kemencakupan Islam dalam berbagai aspek kehidupan dan kemasyarakan. Hal ini dikarenakan tantangan pemikiran seperti sekularisme, telah memisahkan nilai-nilai agama dari kehidupan manusia.
“Tantangan pemikiran saat ini sudah masuk ke jantung umat Islam, terutama yang berkaitan dengan sekularisme. Pemikiran ini telah memisahkan agama dari kehidupan, memisahkan masjid dengan pasar, memisahkan politik dengan agama”, ucap kiyai Didin.
Menurut kiyai Didin, sekularisme penyebab dari banyaknya kemunduran yang dialami umat, salah satunya di bidang ekonomi. Sekularisme telah memisahkan agama dari aktivitas ekonomi sehingga riba tumbuh subur di tengah kaum muslimin. Padahal Allah swt telah menegaskan dalam al Quran bahwa riba merupakan perbuatan yang terlarang.
Tugas yang kedua menurut kiyai Didin adalah menjaga dan memelihara umat. Menjaga persatuan, kesatuan, dan akidah umat adalah salah satu tugas dai.
Tugas yang terakhir adalah menjaga, memelihara, dan menguatkan kesatuan dan persatuan negara.
“NKRI bagi kita adalah sebuah kebutuhan sekaligus keharusan yang perlu dijaga oleh kita. Bahkan tahun 50an, ada mosi integral yang disuarakan oleh orang tua kita Allahuyarham bapak Mohammad Natsir”, terangnya pada kesempatan itu.
Kiyai Didin melihat, peristiwa bersejarah itu perlu disampaikan kembali kepada masyarakat agar mereka tahu bahwa umat Islam memiliki andil yang besar terhadap bangsa dan negara.
“Oleh karena itu, jika ada tokoh Islam yang memberikan masukan terhadap program pembangunan negara, saya kira itu merupakan bukti kecintaan mereka terhadap umat, bangsa dan negara”, tambahnya.
Sebelum menutup sesi, kiyai Didin mengingatkan kembali tiga tugas utama dai agar bisa menjadi perhatian untuk seluruh hadirin yang berkecimpung dalam aktivitas dakwah.[]

