Sign In
Suara MuslimSuara MuslimSuara Muslim
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Reading: Inilah 6 Tips Jauhkan Anak dari Main Game dan Nonton Televisi Berlebihan
Share
Suara MuslimSuara Muslim
Font ResizerAa
  • Web Syndication
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • About Us
  • Contact
Search
  • HOME
  • MUSLIM NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Ragam
    • Silaturahim
  • MUSLIM FAMILY
    • Keluarga
    • Parenting
    • Kesehatan
  • MUSLIM INSPIRE
    • Figur Muslim
    • Figur Muslimah
    • Wirausaha
    • Hidayah
  • MUSLIM STORY
    • Sirah Nabawiyah
    • Ulama Nusantara
    • Kisah Sahabat
  • MUSLIM STUDY
    • Akademia
    • Beasiswa
    • Literasi
  • MUSLIM TOUR
    • Haji Umrah
    • Pariwisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Deal
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Suara Muslim > Blog > MUSLIM FAMILY > Parenting > Inilah 6 Tips Jauhkan Anak dari Main Game dan Nonton Televisi Berlebihan
Parenting

Inilah 6 Tips Jauhkan Anak dari Main Game dan Nonton Televisi Berlebihan

Last updated: 08/02/2024 13:04
Redaksi
Share
3 Min Read
Ilustrasi anak main game {Foto Abatanews.com)
SHARE

SUARA MUSLIM | Jakarta–Menjauhkan anak dari bermain game secara berlebihan bisa membuat sang anak lebih berkembang. Hal ini sangat penting karena tidak jarang, meski terlihat bermain bersama teman-temannya tetapi mereka asyik bermain bersama gadget masing-masing atau bermain game secara bergantian.

Contents
1. Ajak anak bermain2. Ajak pula anak mencari ide permainan yang seru3. Mengajak berolahraga4. Menanamkan kebiasaan membaca buku5. Membuat agenda kegiatan positif bagi anak6. Jelaskan dampak negatif menonton TV dan bermain game

Jika menonton dan bermain game hanya dilakukan sesekali atau dibatasi penggunaannya seminimal mungkin dalam sehari tentu tidak menjadi masalah. Namun, jika sudah berlebihan tentu akan berakibat buruk. Tontonan televisi, baik itu film anak-anak/kartun tidak semuanya baik untuk perkembangan anak bahkan ada tayangan kartun yang justru mendorong perilaku buruk.

Karena itu sebaiknya orang tua dapat mengalihkan perhatian anak dari TV dan HP/komputer. Berikut ini hal-hal yang dapat orangtua upayakan untuk menjauhkan anak dari TV dan bermain game:

1. Ajak anak bermain

Anak, terutama balita, sebenarnya sangat menyukai berbagai permainan bersama orangtuanya. Ajak anak untuk bermain, misalnya: petak umpet, kejar-kejaran, atau perang bantal. Sudah pasti seru. Lihatlah berbagai ekspresi gembira anak: tertawa lepas, melompat dan berteriak kegirangan.

2. Ajak pula anak mencari ide permainan yang seru

Misalnya: memasukkan bola ke dalam ember atau keranjang yang besar. Selain mengasah motorik anak, juga akan menstimulasi kecerdasannya untuk berfikir mencari ide-ide yang menarik. Saat anak menikmati bermain, maka akan lebih mudah bagi ibu untuk mengalihkan perhatiannya dari TV dan game.

3. Mengajak berolahraga

Terdapat berbagai jenis olahraga yang bisa dilakukan sesuai keterampilan dan umur anak. Untuk anak balita, dapat diajarkan cara menendang dan menangkap bola. Jenis olahraga yang tak kalah menarik yaitu berenang atau bersepeda.

4. Menanamkan kebiasaan membaca buku

Tumbuhkan kecintaan membaca buku kepada anak sejak dini. Untuk balita, dapat diajarkan dengan mengenal buku dan melihat buku cerita bergambar dan menceritakan kisahnya kepada anak.

5. Membuat agenda kegiatan positif bagi anak

Terkadang anak terlalu sering menonton TV dan bermain game dikarenakan tidak paham harus melakukan apa untuk mengisi waktunya. Karena itu, sebaiknya orangtua membuat agenda kegiatan positif bagi anak, sehingga anak tidak terpaku pada TV dan game saja.

Misalnya, pagi: mewarnai, siang: menempel gambar dari potongan majalah, sore: dibacakan cerita. Sampaikan agenda tersebut kepada anak dan jangan lupa, ibu harus konsisten menjalankan agenda yang telah disusun.

6. Jelaskan dampak negatif menonton TV dan bermain game

Berikan pengertian kepada anak akan dampak negatif menonton TV dan bermain game. Saat anak memahaminya, maka akan lebih mudah bagi orangtua untuk membatasi kegiatan ini.

Intinya, sebagai orangtua, kita harus dapat memberikan pengertian akan hal yang baik dan tidak baik dan membuat peraturan yang jelas dan tegas.

Anak-anak biasanya akan senang jika ada yang menemani bermain dan jika dapat membuat permainan yang seru, anak akan lebih menyukai bermain daripada menonton televisi atau game.[]

⇒ Berita Suara Muslim, bisa kunjungi dan follow di ⇒ GOOGLE NEWS

You Might Also Like

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” Sajikan Formula Pola Asuh Keluarga Indonesia

Komunikasi Efektif dengan Anak: Seni Mendengar, Bukan Sekadar Menasihati

Maulid Nabi: Momen Tanamkan Keteladanan Akhlak Rasulullah kepada Anak

Cara Cerdas Lindungi Keluarga dari Konten Negatif Online

Bila Orangtua Suka Membandingkan Anaknya dengan yang Lain, Ini Dampaknya!

TAGGED:ajaran islamgenerasi musliminspirasi muslimkeluarga muslimmedia islammuslim indonesiamuslim moderatparentingsuara muslim
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Genoside Palestina Hari ke 121, Korban Gugur Capai 27.365 Orang
Next Article BAZNAS Kota Yogya Raih Penghargaan ‘Sempurna’ Atas Pengelolaan ZIS 2023
Leave a review

Leave a review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Sosmed Suara Muslim

FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
TelegramFollow
Google NewsFollow

Jasa Blogroll

Kami menyediakan Jasa Blogroll yang berisi tautan website di sidebar. Klik Hubungi Kami:

  • Suara Muslim
  • Suara Pesantren
  • Suara Masjid
  • Seputar Halal.
  • Info Kuliner
  • Cara Sehat
  • Destinasi Indonesia
  • Inilah Kita
  • Beasiswa Kampus
  • Indonesia Sentris
  • Promo UKM
  • Warta Regional
  • Surabaya Kota
  • Berita Santai
  • Dunia Pengamanan
  • Info Bekasi
  • Berita Kamera
  • Dunia Kampus
  • Market
  • Bisnis
Ad imageAd image

Latest News

Dirjen Pesantren Basnang Dorong UIB Buka Prodi Manajemen Pesantren
Nasional 20/10/2026
transplantasi rambut
Hukum Transplantasi Rambut menurut Islam: Antara Mengobati Kebotakan dan Mengubah Ciptaan Allah
Kesehatan 08/10/2026
lppom papua
LPPOM Provinsi Papua Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Halal
Nasional 26/09/2026
mui papua
MUI Pusat akan Selenggarakan Monev 2026 di MUI Provinsi Papua
Nasional 16/09/2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman
Nasional 06/09/2026
tk islam malang
Mengenal PAUD dan TK Islam di Malang sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Akademia 05/09/2026
Suara MuslimSuara Muslim
Follow US
©2024 Suara Muslim | Media Islam Inspirasi Keluarga Muslim
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?